Bikin Kompos itu Murah & Gampang..!!!
Sampah organic secara alami akan mengalami peruraian oleh berbagai jenis mikroba, binatang yang hidup di tanah, enzim dan jamur. Proses peruraian ini memerlukan kondisi tertentu, yaitu suhu, udara dan kelembaban. Makin cocok kondisinya, makin cepat pembentukan kompos, dalam 4 – 6 minggu sudah jadi. Apabila sampah organic ditimbun saja, baru berbulan-bulan kemudian menjadi kompos. Dalam proses pengomposan akan timbul panas krn aktivitas mikroba. Ini pertanda mikroba mengunyah bahan organic dan merubahnya menjadi kompos. Suhu optimal untk pengomposan dan harus dipertahankan adalah 45-65C.Jika terlalu panas harus dibolak-balik, setidak-tidaknya setiap 7 hari.
membuat pupuk kompos itu mudah dan hasilnya sangat bermanfaat. berikut ini tata kala cara pembuatan pupuk kompos dari sampah organik hasil dapur kita.

- Sediakan tempat pengomposan di halaman/kebun anda. Bisa berupa lubang di tanah, atau bisa berupa drum.
- Sediakan bambu yang dibolongkan di tengahnya, atau pipa paralon, untuk saluran gas metana hasil degradasi.
- Pisahkan sampah organik dari dapur anda.
- Kalau sempat, potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil seluruh sampah organik yang anda miliki. Hal ini akan mempercepat proses pengomposan karena dengan lebih kecilnya bahan organik, luas permukaan kontak bahan organik dengan volume curah sampah akan semakin besar, yang pada gilirannya akan mempercepat proses degradasi.
- Sebagai katalis proses pengomposan, anda bisa membeli pupuk kandang.
- Campur rata sampah organik tersebut dengan pupuk kandang dengan rasio: 10 volume sampah organik berbanding 1 volume pupuk kandang.
- Taruh campuran tersebut di dalam tempat yang sudah disediakan.
- Tusukkan 1-2 buah bambu atau pipa paralon untuk setiap 1 m2 luas permukaan tempat pengomposan untuk membuang gas metana hasil degradasi. Gas ini adalah gas bio yang dalam jumlah besar bisa digunakan sebagaibahan bakar alternatif.
- Tutup tempat pengomposan.
- Balik-balik campuran sampah sesekali dalam satu minggu.
- Kompos siap dipanen dalam waktu kira-kira 3 minggu hingga satu bulan.
Selamat Mencoba…..
Advertisement


terima kasih infonya bu…
harus dicoba ni…
ngomong2 pupuk kompos jenis begini laku dijual ga ya? hehe
wah iso dicoba wi
lumayan ngge ngrabuk telo
okay….
bakal aku coba….
makasih ya atas infonya…..
wow … info yang bagus dan mencerahkan, mbak ifa. sangat dibutuhkan nih buat pembaca. mungkin pupuk bikinan semacam ini bisa jadi alternatif ketika harga pupuk melambung tinggi.
Blog Walking…
salam kenal ea…
thank’s atas pengertahuan nya, dengan itu bisa menjaga lingkungan
saya suka bikin kompos, tapi susah juga ngajak petani bikin kompos, banyak yang lebih suka pakai pupuk pabrikan yang aplikasinya lebih gampang…